Tutorial

Agar Anak Hafal Al-Qur’an Sebelum Usia 7 Tahun

Image by NyolNyol Comic
Image by NyolNyol Comic

Ada ndak kiat-kiat atau cara rekomendasi untuk membimbing anak kita menjadi generasi hafidz Qur’an? Pertanyaan ini biasanya bersumber dari calon orang ta dan orang tua yang memiliki impian ingin memiliki anak Ahlul Qur’an. Sebagian orang tua, calon orang tua atau boleh jadi bukan salah satu dari mereka mungkin akan bertanya-tanya bagaimana cara kiat agar anak kita (khususnya) bisa hafal Al-Qur’an. Nah.. kebetulan penulis ubek-ubek instagram nemu yang beginian. Soalnya beberapa bulan lalu kakak ipar penulis nyeletuk “Pengen anakku besok jadi hafidz.”

Iseng-iseng punya cerita akhirnya ngubek-ubek instagram mencari official page Islami kenamaan akhirnya dapat (tapi penulis lupa nama instagramnya) akhirnya screenshot lah sudah dan tanpa screenshot nama sumber yang posting (ini penulisnya saking gopoh+senengnya dapat postingan gini sampai lupa segalanya. Yaa.. silahkan ubek-ubek sendiri ya kawan pembaca. Hehehe). Akhirnya ditulis ulang di blog deh jadi seperti ini.

Kiat-kiat ini disampaikan oleh Syeikh Dr. Kamil Al-Ladubi, tanggal 29 Ramadhan 1437 H. Kiat ini disampaikan beliau berdasarkan pengalaman beliau dalam mendidik ketiga putra/putri beliau hafal Al-Qur’an 30 juz dalam usia 4,5 tahun. Semua putra/putri beliau hafal Al-Qur’an 30 juz sebelum usia mereka 5 tahun.

Putra pertama beliau bernama Tabarok hafal 30 juz ketika usianya 4,5 tahun. Putra kedua bernama Yazid hafal 30 juz ketika usianya 4,5 tahun dan putri terakhir bernama Zainab hafal 30 juz ketika usianya 5 tahun. Bagaimana kiat-kiatnya? Mari kita simak beberapa tips dan kiat mengelolah waktu hafalan bagi si kecil agar menjadi hafidz dimasa mendatang.

  1. Ketika anak lahir, dari usia 0 hari perdengarkan Al-Qur’an setiap harinya 1 juz dan ulangi sebanyak 5 kali. Ulangi terus menerus selama satu bulan. Jadi dalam waktu 1 bulan sudah sebanyak 1 juz diulang sebanyak 150 kali. Maka waktu yang diperlukan untuk mengkhatamkan pendengaran Al-Qur’an sebanyak 30 juz hanya 30 bulan, yaitu setara dengan 2,5 tahun. Ketika
  2. Pilihan bacaan dari masyayikh, para Qori’ yang terkenal bacaannya fasih seperti Qori’ Syeikh Mahmud Kholil Al-Hushori, Syeikh Shiddiq Al-Minsyawi dll. Bisa juga Qori dari Saudi Arabia seperti Syeikh Ali Al-Hudzaifi, Syeikh Muhammad Ayyub, dll. Kalau penulis favoritenya biasanya Mishary Alifasi dan Ahmad Saud Musshaf (versi anak-anak juz Amma, sekarang sudah jadi orang ^_^).
  3. Ketika anak kita sudah tamat mendengarkan bacaan Al-Qur’an 30 juz, maka ajarkan hafalan kepadanya. Sehari setengah halaman atau satu halaman, ulangi setiap harinya sampai 5 kali.
  4. Buat cara yang menarik untuk anak kita agar mau menghafal, berikan hadiah ketika bisa mencapai target. Cara ini opsional ya.. menurut penulis biarkan cara ini berjalan seadanya untuk menyemangati juga sebagai motivasi, tapi penulis juga kurang sependapat takutnya nanti mereka menghafal karena akan dapat hadiah. Meskipun juga tak apa untuk mereka yang masih kecil. Hehehe ^_^
  5. Berdoa kepada Allah agar dimudahkan dalam membimbing anak kita dalam proses mengafal Al-Qur’an 30 juz. Karena kita sudah berusaha sisanya kita serahkan kepada Allah yang penting semua usaha sudah kita kerahkan sepenuhnya.

Dapat dihitung metode ini hanya memerlukan waktu 1,5 tahun untuk menghafal 30 juz. Yang penting kita sebagai orang tua telaten dan ulet.

Penulis juga punya teman hafidz loh silah kontak mereka salah satunya Ukhti Tadzkirah Oelja (nama pena aja) nah blognya sebelahan sama penulis nih cari ya (kunjungi saja, tulisannya juga bermanfaat semua gak kayak tulisan penulis ini. Hehe) klik kunjungi saja kalau mau lihat page-nya. Gak usah banyak-banyak ya..

Mudah-mudahan Allah memberikan kemudahan, memberikan rahmat dan karunia-Nya kepada kita untuk menjadi keluarga generasi Ahlul Qur’an. Semoga selain hafal Al-Qur’an putra-putri kita juga memiliki akhlaq yang baik. Wallahu a’lam bisshowaab…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s